Wednesday, December 03, 2008

suntuk vs ngemil

siang ini suntukkkkk bgt
padahal udah makan enak
udah menang pula maen ps lawan si putra
... mungkin masuk angin, mungkin!
ah ntah papa

waktu suntuk semakin melanda
mata mulai merapat tak berdaya
aku mulai menyerah..
.. tiba2 sebuah apel mendarat di meja

hweee... apel pinky yang tampak renyah
masih segar dan dingin pula
di kejauhan si pontek ngasih kode mendekat
dan ternyata satu box besar anggur terbuka

hweee...
ilang deh suntuknya
karena mulut dipaksa bekerja

*semoga hikmahnya bukan harus ngemil terus sambil kerja, hehehe

Friday, November 28, 2008

I love U

untuk seseorang yang memandangku sebagai pangerannya,
mencintai dengan tulus dan mengukir senyum dengan begitu
indah.

Aku bersyukur atas cinta yang menegarkan hatiku; juga atas
kasih sayang yang menopang jalan tertatihku...

Aku menunduk, membukakan hatiku, memelas kepada Tuhan untuk
diberikan kesempatan membangun biduk ini sampai lautan
akhirat kelak.

Sayang, terima kasih.

Tuesday, September 02, 2008

... untuk setia

bekerja, untuk perusahaan manapun, selalu dituntut untuk menghasilkan yang terbaik bagi perusahaan... selama mungkin... dan untuk mencapai tujuan itu perusahaan menawarkan gaji, insentif, fasilitas2, memberikan pelatihan dsb

bekerja, untuk perusahaan manapun, selalu ditujukan untuk mendapatkan pendapatan yang layak, lingkungan kerja yang nyaman, pengembangan diri yang memadai, kepuasan bathin dsb mengikuti kebutuhan dari si pekerja
keduanya, perusahaan dan pekerja, punya hak... dan kewajiban. ini yang akan menjaga kedua perbedaan tadi tetap berjalan pada koridor yang semestinya, dengan tingkat toleransi yang telah disepakati. lantas, saat kebutuhan pekerja tidak lagi terpenuhi di perusahaan, adakah ia disebut tidak setia? kurang bersyukur? kutu loncat? terserah...
Yang penting, tetaplah setia kepada tujuan akhir kita... u always can adjust the way to reach it.

Tuesday, July 22, 2008

wisuda

dua kali masuk sabuga memberi saya pemahaman bahwa rasa khidmat dan penuh syukur bukan datang dari ketertiban acara dan kemegahan gedung wisuda. Ia hadir dari dalam lubuk hati sebagai sebuah pilihan...

Entah dialami semua orang atau tidak, selalu ada saja yang membuat kita jengkel saat wisuda. Gak dapet tempat parkir, ketinggalan sesuatu, ortu yang salah memahami jadwal, agenda wisuda yang bikin ngantuk, nunggu giliran foto dan sebagainya. akhirnyasemua kembali kepada diri kita sendiri. merasa kesal atau tetap tegar menikmati apapun yang terjadi. menentukan cuaca diri kita sendiri.

Alhamdulillah, berbeda dengan wisuda sebelumnya, saya bener2 dapat mensyukuri dan menikmati semuanya. tampaknya saya memang diberikan kesempatan kedua. Terima kasih semuanya.

Monday, July 07, 2008

tua dan stuck

apa yang akan terjadi ketika sudah sangat lama berkarya di sebuah perusahaan, menjadi salah satu yang paling senior, berusia setengah abad namun karier mandeg, sudah seringkali disusul oleh yang lebih muda dan orang-orang baru yang lebih segar bermunculan seperti jamur di musim hujan?

tentu saja yang akan terjadi adalah pilihan dan pilihannya sangat banyak... beberapa yang saya lihat sendiri adalah:

1. menjadi sosok yang tetap bersemangat dan sedikit sinis, terutama kepada atasan baru. berusaha terlibat dalam proses perubahan namun wewenang yang dimiliki hanya sampai kepada membantu membina beberapa orang yang paling mudah diajak "berteman".... yang penting masih ada space buat terus bertahan.

2. tetap seperti biasa, "saya orang penting di sini" dan berulangkali berteriak lantang supaya orang lain tetap mendengar hal tersebut. kalau perlu kosakata diktatorial semakin sering digunakan... misalnya: "masih mau lama kerja di sini?"

3. berlaku sportif dengan berkata "aah, ini udah biasa, manajemen memang tidak peduli sama saya" lantas bekerja sesuai perintah saja, alakadarnya, asal atasan saya tau klo saya masih bisa diandalkan. orang baru adalah kawan baru, mari berteman... asal gak minta saya kerjain yang aneh-aneh

menjadi tua adalah kepastian... stuck itu pilihan

Monday, June 30, 2008

7 habits

seneng banget perusahaan mau ngasi training ini, lebih senang lagih karena cuman sedikit ajah yang dapet kesempatan ini, mungkin pegawai pilihan maksudnya, ngarep...

wawasan...
lingkaran baru...
pencerahan...

gak ada yang terlalu istimewa dengan training ini kecuali perasaan kek ditelanjangi dan ditonjok... "hei... kemana ajah lo? katanya mau sukses....."

selalu ada yng berkata bahwa 7 habits terlalu mengada-ada, teori belaka... sebuah kelakar sastra yang mengawang-awang... lantas saya mencoba mengenal siapa yang berkata demikian? bah, ternyata ular berbisa, pantas saja...

namun demikian, bahwa living with the habits adalah sebuah perjuangan besar... perlu seluruh energi dan fokus... benar adanya... just likeBeverly Sills said, tidak ada jalan pintas ke tempat yang cukup berharga unuk didatangi...

Tuesday, May 27, 2008

draft kebutan

akhirnya selesai juga...
masih sangat jauh dari sempurna bahkan dari standard yang biasa saya pakai...
sedih juga sih sebenernya tapi draft harus masuk sore ini.

oke, kita liat kelanjutannya...
ekoooo-chan, kabarin gw yah hasilnya

oiyah, buat kawan-kawan tercinta yang sidang hari ini
CAYOOO.... MINNA, GANBATTE KUDASAI

demo ~ musuh masyarakat

pukul 15.30 adalah waktu yang sangat dinantikan di kantor kami, seperti jam makan siang, seperti waktu bercinta, seperti pada akhirnya terbebas dari penjara....
haha, analoginya memang berlebihan tapi begitulah kenyataannya....

kemarin, ketika jarum jam bergerak semakin dekat dengan waktu itu....
Speaker menyala dan bunyi yang sudah kami hafal diperdengarkan:
Diberitahukan kepada karyawan dan karyawati di Indomobi....
Jangan lewat deket UKI, mereka lagi demo, jalanan macet
(dipersingkat)

dan semua serempak berteriak huuuu.... aaaa..... euuuuh...... anjiiiiiis.....
(eh itu serempak gak yah namanya?)
ternyata situasi seperti ini dianggap sebagai musuh bersama, harus ditindas, harus dibinasakan kalau perlu sebelum ia tumbuh...
meskipun katanya demo ini dalam rangka memperjuangkan amanat rakyat... menolak kesewenang-wenangan pemerintah... menolak kenaikan harga BBM

jadi bias sapa yang diperjuangkan gak sih...

Sunday, May 25, 2008

tidak malam ini

maaf, aku tidak bisa menangis malam ini.
sedih telah melukaiku lebih dalam dari yang kamu bayangkan...
tapi malam ini tidak layak dihiasi dengan air mata

tidak ada dusta dari apa yang aku ucapkan,
kamu tahu itu... ah sudahlah.... kita memang tidak sempurna
Tapi malam ini bukan malam untuk terlalu banyak kekecewaan.

kala kita kehilangan apa yang selama ini kita yakini,
pastilah menyakitkan... tidak terkecuali bagi pria buncit berumur 27 tahun yang kasur kostannya tidak lebih tebal dari buku Strategic Brand Management cetakan ke-3....
namun demikian, ditambah pegal, penat dan ratusan semut yang mati disemprot baygon tetap tidak cukup untuk merubah warna malam ini jadi hitam...

jakarta, klo 'ceria' adalah permintaan tolol yang berlebihan,
ijinkan aku tetap bersemangat malam ini...
kalau tidak, bagaimana bab4 akan selesai esok pagi???

yah.. yah... pliiiisssss...... :)

Wednesday, April 02, 2008

april mob

rasanya saya bukan orang yang gak bisa bercanda, iya tokh?
lantas knapa mudah sekali rapuh malam lalu?
bahkan ketika tahu ini cuman sandiwara...

hmmmm...
rasanya,
mungkin....
karena gak rela ajah patah hati dua kali pada tanggal yang persis sama pada 2 tahun yang berurutan....

*maaf yah benda yang kejitak smalem*

cemburu

pernah saya bertanya,
mengapa saya mudah cemburu?
mengapa saya mudah merasa rindu?
mengapa saya mudah disakiti?
mengapa saya mudah menangis?
apakah saya lemah? sebegitu lemah sehingga tidak mampu mengantungi banyak cerita dalam perjalanan singkat di alam ini?

banyak yang ternyata hingga saat ini belum terjawab,
tapi saya berdamai dengan kenyataan itu...
jika pada akhirnya palu dan bara seperti itu yang harus saya terima sebagai alat tempa, saya hanya berdoa bahwa Allah SWT selalu menunjukkan satu cahaya lentera sbagai penunjuk jalan pulang.

Tuhan, teguhkan hati mereka yang memutuskan untuk berhenti bersedih dan memilih bahagia.

Friday, March 21, 2008

Pak Kamto

Seperti pada umumnya pegawai lama, ketika ditanya sudah berapa lama bergabung dengan Suzuki, beliau hanya berkata sederhana: “32 tahun”. Yang berbeda adalah tidak ada sunggingan senyum bangga dengan sedikit sinis pada bibir beliau. Itu adalah sesuatu yang sangat menghibur bagi kami yang masih sangat baru di Suzuki.

Pak Kamto memang sosok yang tidak bisa lepas dari Suzuki dan Soebronto Laras. Selama 30 tahun beliau adalah sopir pribadi Pak Bronto. Setelah dimakan usia, barulah beliau mengabdikan diri menjadi driver umum. Yang menarik adalah semangatnya, tetap sama. Sebuah pengabdian. Pengejawantahan sempurna dari nilai yang dianut Suzuki Indonesia: Integrity & Perseverence.

Tahun depan Pak Kamto pensiun. Tahun depan saya baru selesai program BLP. Tahun depan adalah gerbang baru buat kami berdua. Perlukah saya berdoa supaya bisa tetap betah mengabdi seperti Pak Kamto? Ah, rasanya kita pikirkan itu tahun depan saja….

Saturday, March 15, 2008

ikan hiu

teringat kisah nelayan jepang yang membuat kolam bagi ikan hasil tangkapannya dan memasukkan juga seekor hiu ke dalamnya supaya ikan-ikan tetep segar ketika sampai di pantai, kemarin sore saya cuman bisa senyum-senyum ajah... setelah perasaan tertohok, dongkol dan sedih jadi satu. pak direktur bener-bener ikan hiu. he also said that he will be "Mr. No No" for us, beuh....

anehnya, beberapa menit kemudian perasaan itu berubah. Saya jadi ngerasa tertantang. Ada semangat baru yang tumbuh. Perasaan yang sama ketika kita berhadapan dengan lawan yang tangguh, perasaan ingin menang. Hoho... benar kata pak direktur kepada pak GM, "kalo mau sukses kerja dengan saya, kill your boss"

Thursday, March 13, 2008

LOV-E!


Ada hari-hari baru

Hari-hari yang aku tidak tahu

… tapi tetap aku jalani.

Tidak semata karena aku mau


Dinda,

Tenangkan resahku

Saat langkahku terasa berat

Teduhkan jiwaku

Saat matahari bersinar terlalu pijar

Tetaplah di sini, genggam jemariku


Dinda,

Percayakan padaku

Jalan yang akan kita tempuh
menjemput senja dan fajar bersama


Jangan pernah berhenti …

… memilikiku hingga ujung waktu

Tuesday, March 11, 2008

hari-hari pertama

menyenangkan, bukan saja karena harus tetapi memang sungguh menyenangkan. proses belajar yang menarik terutama karena digaji dengan sangat layak. tapi sesungguhnya perasaaan excited ini muncul karena hari-hari pertama ini seperti sebuah gerbang yang mengantar kepada dunia baru... yang cerah tentunya.

minggu pertama isinya sebagian besar adalah plant visit. cakung dan tambun. harapannya kami sebagai ujung tombak baru dapat memiliki product knowledge yang baik....

seru. pengalaman keliling pabrik, keringetan pake baju batman, makan gila-gilaan di hall gede bareng pekerja pabrik, liat mesin2 itu dibuat dari die casting sampe assembling.... bener-bener bikin saya melek. "gila, gw gak ngerti apa-apa"

(bergaya sebelum ke tambun - wistar, edo, tji jen & reza)

temen2 BLP rameeeeee banget, orang gila semua. anak baru yg laen juga jadi kebawa gokil, bergaul sama virus sih, hehehe... susah diungkapin.... pokoknya minggu yang menyenangkan..... foto menyusul

Saturday, March 01, 2008

pindahan

sedih juga ninggalin kota yang udah seummur hidup saya tinggali. bukan karena jaraknya, tokh saya cuman pergi ke tempat yg berjarak 160 km dari rumah. bukan juga karena meninggalkan orang-orang yang saya cintai karena teknologi transportasi dan komunikasi memungkinkan saya untuk terus bersama mereka....

sedih ini lebih karena ada perasaan yang hilang... itu seperti aroma pegunungan dan nostalgia pada setiap sudut kota. kalau dalam basa sunda mungkin bukan sedih tapi 'waas'. susah juga nerjemahinnya.... pokoknya 'bikin kangen' lah, hehe

bandung. saya gak bisa dibilang orang sunda, seperti halnya susah juga dibilang jawa apalagi menado. saya orang bandung. meninggalkannya seperti meninggalkan orang yang kita sayangi, dengan tujuan yang baik tentunya.... ketika saya kembali, menetap maksudnya, apakah bandung akan tetap dengan aroma dan sudut yang sama?

mencari jodoh

"maukah kamu jadi pacar saya?"
"i've no feeling for U"
(darn... again??)

----------------------------------

mengalami hal serupa berulang kali memang bisa membuat kita patah hati sekaligus patah semangat, adakah jodoh kita dsana? atau memang kita tidak pernah kehilangan rusuk? untuk yang kedua, saya gak paham... emang bener yah kita ilang rusuk satu? i always poor in biology.

kata dewa, "cinta bukan dicari, diraih, cinta kan hadir sendiri". Lantas gimana kita tahu bahwa itu cinta? menurut saya, teori edo I: kita akan tahu itu cinta kalau kita tahu bahwa perasaan lain bukan cinta. selanjutnya bagaimana kita tahu itu bukan cinta? sederhana saja, pengalaman. makanya kita mendapatkan banyak experience. masuk akal tokh?

soal experience itu... banyak orang bilang bahwa itu identik dengan waktu kebersamaan. itu agak kurang saya setujui. karena klo cinta hanya baru tumbuh karena waktu, maka tidak pernah ada yg namanya 'cinta pada pandangan pertama'

aaaagh, tidak mau. i'm a dreamer and i believe to the glorious of love on the first sight .... e, tapi adakah saya telah melihat jodoh saya? hmmm.... saya sih sudah berulang kali liat ladya cheril :p

Saturday, February 09, 2008

jakarta, 8 februari

pagi itu jakarta mendung banget tapi syukur alhamdulillah pas saya nyampe di cawang gerimis berhenti sejenak sehingga bisa melenggang kangkung dengan santai menyebrangi MTHaryono. Beberapa adik kecil yang biasa menawarkan jasa peminjaman payung terlihat agak kecewa melihat saya senyum-senyum ke langit ketika melewati jembatan penyebrangan yang cukup licin itu.

menunggu hinga jam 1 bukan pekerjaan yang sulit karena memang saya sudah well prepared, udah bawa halaman-halaman terakhir balthasar's oddysey buat dibaca dan perut keroncongan buat diisi. berakhir di kantin sampai jumatan tiba memang sangat membantu menghilangkan kecanggungan. apalagih brunch saya waktu itu terbilang enak...


wawancara berlangsung lebih dari 1 jam. setelah dimulai dengan telat, pewawancara juga sering diganggu oleh dering hp-nya sendiri. pembicaraan yang menyenangkan and ended in a nice closing statement from me, at least i satisfied with my answer :)

gak nunggu lama, langsunglah meluncur ke arah blok M. daripada nunggu siV di sana mending nunggu sambil cuci mata di BlokM Plaza. tapi ternyata saya harus menunggu sangat lama karena siV baru bisa datang jam 5.30. dipilihlah pizza hut dengan alasan viewnya yang bagus, tempatnya nyaman buat berlama-lama dan rasanya makanannya cukup terjangkau


6pm, she came. untuil wait to 7pm we went to senayan city. windows shopping and talking about many things. we havent met for a long time and she surprised me with her love affairs. glekh. the trip at senayan city ended at a cozy placed named .... kitchen. not far from there, his friend came to join us and we change the topic of discussion to working world.


i went home with xtrans. sit at the behind and making a conversation with abi, an ANTV's reporter. our conversation continued to Persib and lead us to share many things. he wrote Persib as his final paper, what a coincidence.

1.45 am, i safely came home.

Wednesday, February 06, 2008

berita itu

rasanya udah lama gak denger kabar dari Suzuki, padahal cuman 3 minggu tapi mengingat bahwa ini menyangkut pertaruhan banyak hal... yaaa, kerasa lama banget juga. ada bagian diri saya yang berkata secara optimis bahwa harapan itu belum padam. tokh semua orang (sepengetahuan saya) juga belum ada yang dikabari... bagian lain tidak seoptimis itu, walaupun tidak juga berkata-kata yang menciutkan nyali. bagian ini hanya mendorong saya untuk membuka dan membaca secara cermat halaman-halaman pada Kompas sabtu.

akhirnya, kabar itu datang juga. sore kemarin, saat saya sudah mulai tidak peduli tentang Suzuki, handphone saya berdering. nyaring. sengaja saya nyalakan deringnya karena beberapa orang protes karena saya kadang melewatkan telepon mereka... Suara Yenni terdengar di kejauhah. Nama itu jadi terasa akrab karena itu adalah kali ketiga suara merdunya memperkenalkan diri dengan cepat dan lugas namun dengan kesan setengah merayu (lho?). Dia tidak berbasa-basi. Jumat ini saya diminta datang ke Jakarta lagi untuk interview sebagai bagian dari proses rekruitmen BLP Suzuki.

Jantung saya saat ini sudah berdetak normal dan saya sudah tidak senyum-senyum sendiri lagi. Saya cuman masih deg-deg-an, apakah si adikonyet jadi minjemin duit buat ongkos atau dia malah lupa. ah, singkirkan pikiran itu, saya belum pesen travel untuk jumat pagi. mohon doanya yah.

Monday, February 04, 2008

an awesome evening

*echi, ayu, agus, ika, arthur en me*
buying some dvds at kota kembang

haha hihi... practicing spoken english with arthur

windows shopping at dalem kaum

bought "dukuh" and dinner at dago's unnamed nasi goreng

spending thiat day with a long conversation... and ended very sleepy. lets do it sometimes